Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2012

Protozoa

Gambar
Protozoa (Yunani, Protos : pertama; Zoon : hewan). Disebut protista yang menyerupai hewan karena uniseluler, heterotrofik, dan merupakan cikal bakal hewan yang lebih kompleks. Seluruh kegiatan hidupnya dilakukan oleh sel itu sendiri melalui organel-organel yang secara fungsi analog dengan sistem organ pada hewan-hewan bersel banyak ( metazoa ). Ciri Tubuh Protozoa berukuran mikroskopis, yaitu sekitar 10 – 200 µm. Bentuk protozoa sangat bervariasi ada yang tetap (asimetris, bilateral simetris, radial simetris dan spiral) dan ada yang berubah-ubah. Umumnya dapat bergerak aktif, karena memiliki alat gerak berupa bulu cambuk ( flagellum ), bulu getar ( cilia ), kaki semu ( pseudopodia ), namun ada juga yang tidak memiliki alat gerak. Struktur Tubuh Sel protozoa umumnya terdiri dari membran sel, sitoplasma, vakuola makanan, vakuola kontraktil, (vakuola berdenyut), dan inti sel. Membran sel berfungsi sebagai pelindung serta pengatur pertukaran makanan dan gas. Vakuola berfun

Alga / Ganggang

Gambar
Alga bukan nama takson dan tidak masuk dalam kingdom plantae. Alga masuk dalam kingdom protista, karena mempunyai ciri-ciri tubuh tersusun dari satu atau banyak sel, yang tidak berdiferensiasi membentuk jaringan khusus. Ciri Tubuh Alga memiliki ukuran beraneka ragam, ada yang mikroskopis (tidak dapat dilihat dengan mata telanjang) dan ada yang makroskopis (dapat dilihat dengan mata telanjang). Alga mikroskopis ada yang berukuran 25 µm (contohnya Navicula ), alga makroskopis ada yang berukuran 50 m (contohnya Macrocystis ). Alga terdiri dari alga uniseluler (bersel satu) dan multiseluler (bersel banyak). Alga uniseluler ada yang soliter (hidup sendiri) (contohnya Chlorella ) , dan berkoloni (bergerombol), (contohnya Gonium : berbentuk cakram, Volvox : berbentuk bola dan Hydrodictyon : berbentuk jala). Beberapa alga uniseluler memiliki flagelum (bulu cambuk) yang berfungsi untuk pergerakan. Umumnya flagelum berjumlah dua sampai empat yang terdapat pada salah satu ujung seln

Jamur Protista

Gambar
Kesamaaannya dengan jamur adalah memiliki struktur yang menghasilkan spora, heterotrof, parasit, atau pengurai. Protista mirip jamur tidak dimasukkan ke dalam fungi karena struktur tubuh dan cara reproduksinya berbeda. Jamur protista dibedakan menjadi dua macam yaitu: 1.       Myxomycota (Jamur Lendir) a.        Struktur tubuh vegetatif menyerupai Amoeba, berbentuk seperti lendir (plasmodium), tetapi cara berkembang biaknya menyerupai Fungi. b.       Berinti banyak, bersel satu atau bersel banyak. c.        Tidak mempunyai dinding sel. d.       Merupakan predator fagosit, karena jamur lendir dapat menelan bakteri, hama, spora, dan berbagai komponen organik. e.        Reproduksi vegetatif dengan cara plasmodium dewasa membentuk spora dan generatif dengan cara peleburan spora kembara ( myxoflagella , mempunyai 1 inti dan 2 flagel), yang akan membentuk zigot yang kemudian akan membentuk plasmodium. f.        Fase hidupnya ada dua fase yaitu fase hewan (fase berbentuk

Protista

Gambar
Pengertian Protista Istilah Protista diambil dari bahasa Yunani, yaitu protos berarti pertama/mula-mula, dan kritos berarti membuat/menyusun. Protista merupakan organisme eukariotik, uniseluler maupun multiseluler, dan tidak memiliki jaringan yang sebenarnya, hidup soliter atau berkoloni. Mereka memiliki nukleus, ribosom besar, mitokondria, retikulum endoplasma, dan badan Golgi. Kebanyakan spesiesnya memiliki kloroplas. Protistologi adalah disiplin ilmu yang mempelajari Protista. Ciri-ciri Protista Sebagian besar uniseluler, beberapa multiseluler (ganggang). Semua eukariotik (memiliki membran inti). Beberapa mendapatkan nutrisi dan energi dengan cara heterotrofik atau autotrofik. Kebanyakan bereproduksi dengan cara pembelahan biner. Kebanyakan hidup di air (meskipun beberapa hidup di tanah lembab atau bahkan tubuh manusia). Ada yang menyerupai sifat-sifat jamur, tumbuhan atau hewan. Cara Makan Protista Protista memiliki cara makan yang berbeda-beda, d

Archaebacteria

Gambar
Pengertian Archaebacteria Archaebacteria memiliki susunan, struktur, metabolisme, dan urutan asam nukleat yang berbeda dengan Eubacteria. Oleh karena itu, Archaebacteria dikelompokan sebagai kingdom terpisah dari Eubacteria meskipun kedua kingdom tersebut sama-sama prokariotik. Archaebacteria (Yunani, archaio = kuno) adalah kelompok bakteri yang dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan, namun membran plasmanya mengandung lipid.  Archaebacteria bersifat anaerob, dapat hidup di sampah, tempat-tempat kotor, saluran pencernaan manusia atau hewan, halofil ekstrem, lingkungan bergaram, serta termoplastik pada suhu panas dan lingkungan asam. Archaebacteria dianggap sebagai nenek moyang dari bakteri yang ada sekarang ini. Archaebacteria merupakan kelompok bakteri yang menghasilkan gas metan dari sumber karbon yang sederhana. Archaebacteria mencakup makhluk hidup autotrof dan heterotrof. Ciri-ciri Archaebacteria Dinding sel tidak mengandung peptidoglikan, membran sel me

Eubacteria

Gambar
Pengertian Eubacteria Eubacteria berasal dari awalan eu (=sejati) dan bacteria (=bakteri). Eubacteria (bakteri sejati) merupakan kelompok makhluk hidup yang sehari-hari kita kenal sebagai bakteri. Bakteri adalah organisme uniselluler dan prokariot serta umumnya tidak memiliki klorofil dan berukuran renik (mikroskopis). Istilah bakteri diambil dari kata Yunani βακτηριον ( bakterion ) yang memiliki arti " batang kecil ". Bakteri ditemukan pertama kali oleh ilmuan Belanda bernama Anthony Van Leeuwenhoek. Leeuwenhoek kemudian menerbitkan aneka ragam gambar bentuk bakteri pada tahun 1684. Sejak saat itu, ilmu yang mempelajari bakteri mulai berkembang. Ilmu yang mempelajari bakteri disebut bakteriologi . Sejarah Eubacteria Setelah abad ke-19 ilmu tentang mikroorganisme, terutama bakteri (bakteriologi), mulai berkembang. Perkembangan tersebut tidak terlepas dari peranan berbagai tokoh penting seperti Robert Hooke, Antoni van Leeuwenhoek, Ferdinand Cohn, dan Robert K