03 Maret 2012

Lichenes / Lumut Kerak


Lichenes adalah simbiosis antara jamur dan ganggang, jamurnya berasal dari Ascomycota atau Basidiomycota (jamur mikobion), ganggangnya berasal dari ganggang hijau / Chlorophyta atau ganggang biru (ganggang fikobion). Lichenes tergolong tumbuhan pionir / vegetasi perintis karena mampu hidup di tempat-tempat yang ekstrim.
Jamur memperoleh hasil fotosintesis dari ganggang hijau. Selain itu, jamur juga menjaga ketersediaan air bagi ganggang hijau. Ganggang hijau memperoleh nutrien untuk fotosintesis yang diserap oleh jamur dari lingkungan.

Menurut bentuk pertumbuhannya, lichenes dapat dibagi menjadi 3 kelompok:
1.      Krustos (Seperti kerak), jika talus terbentuk seperti kerak (kulit keras) dan melekat erat pada substratnya. Misalnya : Physcia.
2.      Folios (seperti daun), jika talus berbentuk seperti daun. Misalnya Umbellicaria dan Parmelia yang tumbuh pada bebatuan.
3.      Fruktikos (seperti semak), jika talus tegak seperti semak atau menggantung seperti jumbai atau pita. misalnya Usnea longgisima disebut janggut resi yang dapat mencapai beberapa meter panjangnya.

Lichenes melakukan reproduksi secara aseksual atau seksual. Reproduksi aseksual dilakukan dengan fragmentasi badan vegetatif yang disebut talus, atau dengan suatu struktur yang disebut soredia (tunggal: soredium). Soredia terdiri dari satu atau beberapa sel fotosintetik yang dikelilingi oleh hifa. Soredia lepas dari induk lichenes dan disebarkan oleh udara. Jika jatuh di tempat yang cocok, soredia akan tumbuh menjadi lichenes baru. Reproduksi seksual dilakukan jika jamur yang bersimbiosis dengan Ascomycota atau Basidiomycota menghasilkan askospora atau basidiospora. Namun, spora-spora tersebut tidak disertai sel-sel fotosintetik sehingga tidak akan tumbuh dan membentuk lichenes baru.

Manfaat Lichenes adalah :
1.      Sebagai makanan hewan.
2.      Sebagai bahan pewarna dan penyamak.
3.      Digunakan dalam industri parfum.
4.      Dapat dibuat obat
5.      Dapat digunakan sebagai penambah rasa dan aroma
6.      Pigmen yang dihasilkan dapat dibuat kertas lakmus celup indikator pH
7.      Pada daerah bebatuan, lumut kerak dapat melapukan bebatuan dan menambah kandungan zat-zat yang dimilikinya
8.      Dapat digunakan sebagai indikator pencemaran

Contoh Spesies:
1.      Usnea barbata dan Usnea dasypoga, untuk obat tuberculosis, penghasil antibiotik asam usnin.
2.   Parmelia acetubulum, berupa lembaran seperti kulit, hidup di pohon dan batu-batuan.
Usnea barbata


[Sumber: Biologi SMA dan MA untuk Kelas X; id.wikipedia.org; bebas.ui.ac.id; tugassekolahonline.blogspot.com; scribd.com; tedbio.multiply.com; materi-pelajaran.blogspot.com; vlial.wordpress.com]

1 komentar:

  1. tempat hidup lumut kerak itu biasanya dimana aja ya ?
    http://mrk.student.ipb.ac.id/

    BalasHapus