07 Februari 2012

Bakteri


Ciri-Ciri Bakteri
  1. Organisme uniselluler (bersel satu).
  2. Prokariot (tidak memiliki membran inti sel).
  3. Umumnya tidak memiliki klorofil (meskipun begitu ada beberapa jenis bakteri yang memiliki pigmen seperti klorofil sehingga mampu berfotosintesis dan hidupnya autotrof).
  4. Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara 0,12 s/d ratusan mikron umumnya memiliki ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron.
  5. Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam.
  6. Reproduksi dengan cara membelah diri (dengan pembelahan Amitosis)
  7. Hidup bebas atau parasit / patogen.
  8. Yang hidup di lingkungan ekstrim seperti pada mata air panas, kawah atau gambut dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan.
  9. Yang hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung peptidoglikan.

Klasifikasi Bakteri
Jika kita amati dengan mikroskop, kebanyakan bakteri mempunyai ukuran dan bentuk yang sama. Akan tetapi, bukti biologi molekuler menunjukkan adanya perbedaan pada RNA ribosom. Dengan metode skeunsing gen, Carl Woese dari University of Illinois mengklasifikasikan bakteri ke dalam dua kingdom berbeda, yaitu:
  1. Bakteri (dikenal sebagai Eubacteria)
  2. Archae (dikenal sebagai Archaebacteria)

Perbedaan Eubacteria dan Archaebacteria
Archaebakteria berbeda dengan eubakteria dalam beberapa hal, yaitu:
  1. Komposisi kimia penyusun dinding sel.
  2. Lemak pada membran selnya.
  3. Komposisi RNA nya.
  4. Komposisi ribosomnya.

Ciri–Ciri Eubacteria / Bakteri 
  1. Dinding sel mengandung peptidoglikan.
  2. Memiliki enzim RNA polymerase yang sederhana kecil, susunan RNA-r nya khas bakteri. 
  3. Dalam kondisi kurang baik bagi kehidupannya bakteri dapat membentuk endospora.
  4. Peka terhadap antibiotik seperti streptomycin, chloraphenicol . 

Ciri–Ciri Archaebacteria
  1. Dinding sel tidak mengandung peptidoglikan, membran sel mengandung lipid. 
  2. Memiliki enzim RNA polymerase yang komplex dan mirip dengan enzim pada eucaryota. 
  3. Dapat hidup baik di tempat yang ekstrim. 
  4. Tidak peka terhadap antibiotik seperti streptomycin, chloramphenicol. 


[Sumber: bioenergy-ys.blogspot.com; biologi.blogsome.com; www.crayonpedia.org; www.scribd.com]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar